Studi kasus 02 · Pendaftaran & penerimaan
Orang tua selesai mendaftar. Sekolah tidak perlu memulai data siswa lagi dari nol.
Registrasi seharusnya menjadi awal perjalanan data siswa. Informasi yang sudah diberikan orang tua dapat diteruskan ke proses verifikasi, penerimaan, dan pembentukan data siswa.

Misalnya seorang calon siswa mendaftar ke unit SD
Orang tua mengisi data dan dokumen. Tim sekolah memeriksa. Jika diterima, sekolah seharusnya tidak perlu menyalin identitas yang sama ke banyak tempat untuk melanjutkan proses.
1
Orang tua mendaftarData dan dokumen masuk melalui jalur pendaftaran.2
Sekolah memverifikasiTim memeriksa kelengkapan dan status proses.3
Calon siswa diterimaHasil proses menjadi dasar untuk status berikutnya.4
Data diteruskanIdentitas yang sudah diverifikasi menjadi bagian dari data siswa aktif.Apa yang biasanya menyulitkan tim Anda?
Ketika proses ini berdiri sendiri, informasi mudah berpindah ke spreadsheet, chat, formulir, atau aplikasi lain. Akibatnya, staf perlu memeriksa ulang data yang sebenarnya sudah pernah dibuat.
Apa yang berubah ketika proses terhubung?
Informasi yang sudah terbentuk dapat dipakai oleh proses berikutnya. Tim Anda bekerja pada data yang sama, dengan tampilan dan kewenangan yang sesuai perannya.
Yang Anda dapatkan
- Pekerjaan input ulang berkurang.
- Status proses lebih mudah ditelusuri.
- Data penerimaan menjadi fondasi untuk layanan berikutnya.